Go Home

Syarat Terbaru Naik KRL-Kereta Jarak Jauh, Wajib Punya PeduliLindungi

Syarat Terbaru Naik KRL-Kereta Jarak Jauh, Wajib Punya PeduliLindungi
Jakarta -

Selain sebagai syarat masuk mal, aplikasi PeduliLindungi juga digunakan untuk mengakses beberapa tempat umum, salah satunya menggunakan transportasi umum.

Per 14 September 2021, PT Kereta Api Indonesia mengumumkan peraturan terbaru bagi masyarakat yang akan menggunakan kereta api, baik itu komuter, lokal, jarak dekat, dan wilayah aglomerasi.

Peraturan itu dibuat sesuai dengan adendum Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19 No.
17/2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No.
69/2021.

Berikut syarat dan ketentuannya:

1.
Calon penumpang tidak diwajibkan menunjukkan surat keterangan tes RT-PCR atau rapid tes antigen dengan hasil negatif, surat tanda registrasi pekerja (STRP), surat tugas atau surat keterangan perjalanan lainnya.

2.
Calon penumpang wajib men-download aplikasi PeduliLindungi untuk dilakukan scan QR Code di pintu masuk stasiun.
Selain itu, calon penumpang harus memiliki sertifikat vaksin minimal dosis pertama.

3.
Bagi yang tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi, calon penumpang wajib menunjukkan sertifikat vaksin dosis pertama.

4.
Anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diizinkan menggunakan kereta api atau komuter dalam perjalanan antarbatas wilayah administrasi provinsi/kabupaten/kota.

5.
Calon penumpang yang tidak divaksinasi karena sedang memiliki penyakit khusus atau penyakit bawaan, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah berisi keterangan belum atau tidak dapat menerima vaksin COVID-19.

6.
Suhu badan harus berada di bawah 37,3 derajat celcius

7.
Calon penumpang wajib memakai masker kain tiga lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut

8.
Calon penumpang wajib menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, menggunakan hand sanitizer, dan menghindari makan bersama.

9.
Penumpang tidak diperkenankan berbicara baik secara langsung maupun melalui telepon di dalam kereta.

10.
Bagi yang memiliki perjalanan selama kurang dari 2 jam, penumpang tidak diperkenankan makan dan minum di dalam kereta.
Kecuali, bagi mereka yang harus meminum obat karena sedang dalam masa pengobatan.

Simak Video "Awas! Waspadai Aplikasi PeduliLindungi Palsu"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

Artikel bermanfaat lainnya :

Waduh! Sertifikat Vaksin Jokowi Tersebar di Media Sosial

Waduh! Sertifikat Vaksin Jokowi Tersebar Di Media Sosial

Menanggapi hal itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate menyerahkan kepada Kemenkes. Sertifikat vaksin dosis kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi) beredar di media sosial.

Baca selengkapnya

Setelah Ketangkap, Viral Video Coki Ngobrol Bareng Polisi Soal Sabu

Setelah Ketangkap, Viral Video Coki Ngobrol Bareng Polisi Soal Sabu

Video Coki di Majelis Lucu bersama polisi pun menjadi viral karena omongannya yang tahu soal sabu. Coki Pardede ditangkap Satnarkoba Polres Tangerang Kota atas kepemilikan sabu.

Baca selengkapnya

Menkes Buka Suara soal Tersebarnya Sertifikat Vaksin Jokowi

Menkes Buka Suara Soal Tersebarnya Sertifikat Vaksin Jokowi

Budi menjelaskan status vaksinasi seseorang memang bisa dilihat dengan mengetikkan nomor identitas kependudukan (NIK). Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin buka suara mengenai beredarnya sertifikat vaksin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di media

Baca selengkapnya