Go Home

Sebut Kesempatan Terakhir Cari Asal Corona, Kapan Tim WHO Gerak?

Sebut Kesempatan Terakhir Cari Asal Corona, Kapan Tim WHO Gerak?
Swiss -

Pejabat tinggi WHO Michael J.
Ryan menyebut kali ini akan menjadi kesempatan terakhir untuk mencari asal usul Corona.

"Ini adalah usaha besar untuk memahami virus yang sudah menghentikan keutuhan dunia kita.
Dan saya akan meminta setiap orang: negara, jurnalis, dan semua orang untuk menciptakan ruang kecil untuk diskusi tersebut.
Karena mungkin ini adalah kesempatan terbaik kita, dan mungkin kesempatan terakhir untuk mengerti asal-usul virus Corona secara kolegial, kolektif, dan saling bertanggung jawab," ucap Michael J.
Ryan dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (13/10).

Terkait hal tersebut, WHO pun sudah mengusulkan 26 pakar yang akan bergabung ke Scientific Advisory Group on the Origins (SAGO) of Novel Pathogens.
Tim ini nantinya akan memberikan arahan kepada WHO terkait apa yang perlu dilakukan untuk mencari asal usul Covid-19 dan mencegah munculnya penyakit lain yang berpotensi sebagai pandemi di masa depan.

Meski tak menjelaskan secara detail terkait kapan tim SAGO dan WHO akan bergerak untuk mengungkap asal Covid-19, pejabat WHO lainnya menjelaskan bahwa diskusi akan segera dilakukan.

"Kami baru saja mengumumkan keanggotaan dari anggota yang diusulkan untuk tim SAGO dan setelah periode komentar publik dua minggu ini, kami berharap untuk memiliki pertemuan pertama kami.
Ada beberapa hal yang sangat mendesak untuk didiskusikan bagi kelompok penasihat baru untuk WHO ini," jelas Maria Van Kerkhove selaku Kepala Tim Teknis Penanganan Covid-19 WHO di waktu yang sama.

Maria menyebut studi lanjutan terkait asal Corona kemungkinan tak hanya berfokus di China.
Tetapi juga negara lainnya.
Tak hanya itu, ia juga menegaskan bahwa SAGO bukanlah tim lanjutan dari misi sebelumnya.
SAGO akan berperan sebagai penasihat untuk WHO, baik terkait penanganan Covid-19 saat ini maupun pandemi selanjutnya.

"Saya mengantisipasi SAGO dalam diskusinya tentang langkah-langkah mendesak berikutnya untuk memahami asal-usul pandemi saat ini dan merekomendasikan studi lebih lanjut di China dan kemungkinan di tempat lain.
Saya sangat berharap, kami sangat berharap, bahwa akan ada misi lebih lanjut ke China dan negara-negara lain.
SAGO sendiri akan memberikan rekomendasi atau memberikan saran kepada WHO.
Setiap misi di masa depan akan diselenggarakan oleh WHO dan negara anggota yang bersangkutan dan tentu saja kita membutuhkan kerja sama dari negara anggota tersebut untuk melaksanakan misi di masa depan.
Tetapi saya ingin memperjelas bahwa SAGO bukanlah tim misi berikutnya.
Ada beberapa gambaran yang salah tentang itu.
Ini adalah kelompok penasihat untuk WHO, tentu saja mereka akan membuat rekomendasi tentang misi yang akan dibutuhkan dan juga mengingat bahwa SAGO tidak hanya untuk pandemi saat ini tetapi untuk pandemi di masa depan," tambah Maria.

(dis/dis)

Artikel bermanfaat lainnya :

Waduh! Sertifikat Vaksin Jokowi Tersebar di Media Sosial

Waduh! Sertifikat Vaksin Jokowi Tersebar Di Media Sosial

Menanggapi hal itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate menyerahkan kepada Kemenkes. Sertifikat vaksin dosis kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi) beredar di media sosial.

Baca selengkapnya

Setelah Ketangkap, Viral Video Coki Ngobrol Bareng Polisi Soal Sabu

Setelah Ketangkap, Viral Video Coki Ngobrol Bareng Polisi Soal Sabu

Video Coki di Majelis Lucu bersama polisi pun menjadi viral karena omongannya yang tahu soal sabu. Coki Pardede ditangkap Satnarkoba Polres Tangerang Kota atas kepemilikan sabu.

Baca selengkapnya

Menkes Buka Suara soal Tersebarnya Sertifikat Vaksin Jokowi

Menkes Buka Suara Soal Tersebarnya Sertifikat Vaksin Jokowi

Budi menjelaskan status vaksinasi seseorang memang bisa dilihat dengan mengetikkan nomor identitas kependudukan (NIK). Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin buka suara mengenai beredarnya sertifikat vaksin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di media

Baca selengkapnya