Go Home

Rachel Vennya Kabur Dari Karantina, Sandiaga Prihatin Sekaligus Geram

Rachel Vennya Kabur dari Karantina, Sandiaga Prihatin Sekaligus Geram
Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengaku geram sekaligus prihatin mendengar soal selebgram Rachel Vennya yang kabur dari karantina.
Dia meminta aturan ditegakkan tanpa pandang bulu.

"Peraturan harus ditegakkan, tidak boleh ada pilih kasih.
Harus diimplementasi seadil-adilnya.
Prihatin, sekaligus geram.
Mestinya figur publik menjadi contoh.
Untuk pelaku perjalanan luar negeri, harus patuh seratus persen dengan peraturan karantina dan protokol testing serta berkoordinasi dengan Satgas COVID-19," ujar Sandiaga kepada detikcom.

Sandiaga beberapa waktu lalu pernah mencontohkan istrinya dan anaknya yang patuh mengikuti karantina 8 hari usai pulang dari luar negeri.
"Walaupun ada fasilitas untuk pejabat dari pemerintah, tapi saya mau memutuskan untuk Mbak Nur dan Sulaiman mengikuti secara full program 8 hari karantina ini karena kita membuat peraturan kita harus diganti baik lead by example harus patuh terhadap peraturan yang kita buat sendiri," kata Sandiaga.

Kolega Sandiaga di pemerintahan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut tindakan Rachel Vennya itu sangat-sangat selfish.

"Harusnya dia segera masuk karantina lagi, dan dihukum supaya jangan melanggar lagi," kata Menkes, ditemui di Lebak, Banten, Kamis (14/10/2021).

"Karantina kesehatan itu kan bukan untuk kepentingan dia sebenarnya, tapi buat masyarakat.
Kalau dia melanggar itu kan dia memberikan risiko ke publik," ujarnya.

Rachel Vennya sendiri sudah mengunggah Instagram Story berisi permintaan maaf, usai beberapa hari tak menggubris maraknya pemberitaan soal dirinya kabur dari masa karantina usai perjalanan dari Amerika Serikat (AS).

"Hallo teman-teman semua.
.
Aku mau minta maaf sama kalian semua atas semua kesalahan aku," tulis Rachel dalam Instagram Story-nya yang berlatar hitam, seperti dilihat detikcom, Kamis (14/10/2021).

Rachel Vennya menyebut dirinya kadang bersikap buruk.
Dia kembali meminta maaf dan berharap kesalahannya menjadi pelajaran untuk dia.

"Kadang aku nyakitin orang lain, merugikan orang lain, egois & sombong.
Aku minta maaf yg sebesar-besarnya.
Dan semoga semua hal buruk yg pernah aku lakukan di hidup aku menjadi pelajaran buat aku," ungkap ibu dua anak ini.

"Untuk selalu berfikir saat melangkah ke depan dengan baik," sambung dia.

Dia lalu berterima kasih pada orang-orang yang tetap mendukungnya, meski dirinya dan orang-orang tersebut hanya bertemu di dunia maya.
"Untuk sahabat2 online aku yg belum pernah ketemu aku tapi selalu ngedukung aku dari dulu, aku mau bilang terima kasih.
-Rachel Vennya-," tulisnya.

Selanjutnya: Satgas Proses Hukum Tengah Berjalan

Simak Video "Rachel Vennya Kabur dari Karantina dengan Bantuan Oknum TNI"
[Gambas:Video 20detik]

Artikel bermanfaat lainnya :

Waduh! Sertifikat Vaksin Jokowi Tersebar di Media Sosial

Waduh! Sertifikat Vaksin Jokowi Tersebar Di Media Sosial

Menanggapi hal itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate menyerahkan kepada Kemenkes. Sertifikat vaksin dosis kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi) beredar di media sosial.

Baca selengkapnya

Setelah Ketangkap, Viral Video Coki Ngobrol Bareng Polisi Soal Sabu

Setelah Ketangkap, Viral Video Coki Ngobrol Bareng Polisi Soal Sabu

Video Coki di Majelis Lucu bersama polisi pun menjadi viral karena omongannya yang tahu soal sabu. Coki Pardede ditangkap Satnarkoba Polres Tangerang Kota atas kepemilikan sabu.

Baca selengkapnya

Menkes Buka Suara soal Tersebarnya Sertifikat Vaksin Jokowi

Menkes Buka Suara Soal Tersebarnya Sertifikat Vaksin Jokowi

Budi menjelaskan status vaksinasi seseorang memang bisa dilihat dengan mengetikkan nomor identitas kependudukan (NIK). Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin buka suara mengenai beredarnya sertifikat vaksin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di media

Baca selengkapnya