Go Home

Kisah Mantan Pengamen Kini Sukses Jadi CEO, Jualan Sabun Wajah Pria Terlaris

Kisah Mantan Pengamen Kini Sukses Jadi CEO, Jualan Sabun Wajah Pria Terlaris
Jakarta -

Seorang CEO produk perawatan wajah pria pernah viral karena kisah inspiratifnya.
Pria bernama Andika Ramadhan itu mengungkap perjalanan hidupnya yang pernah menjadi pengamen dan anak jalanan.
Tak putus asa dengan keadaan, ia sukses mengubah nasib hingga brand yang dipimpinnya sukses jadi salah satu produk terlaris.

Andika Ramadhan adalah CEO dari brand perawatan wajah Clorismen.
Awalnya pria itu bergabung sebagai customer service dan marketing.
Sempat naik jabatan sebagai Business Development, Andika akhirnya diangkat sebagai direktur utama sejak 2019.
Salah satu pencapaiannya baru-baru ini adalah membawa facial wash Clorismen sebagai top 3 produk terlaris.

Dalam riset yang dirilis Compas, produk tersebut menempati top 3 pencuci wajah dengan penjualan terlaris bulan ini di dua situs belanja.
Clorismen menjadi satu-satunya brand skincare pria yang masuk dalam urutan tiga teratas sedangkan dua produk lain dari merek skincare wanita.

Kepada Wolipop, pria 27 tahun tersebut pernah mengungkapkan visi dan misinya dalam membangun Clorismen.
Ia mengaku ingin memajukan dan menginspirasi anak muda Indonesia untuk mengubah diri dan semangat membangun bisnis.
Andika sendiri mengaku bangga bahwa tidak sedikit dari ribuan reseller Clorisme sudah bisa membeli kendaraan, rumah, hingga jalan-jalan ke luar negeri.

[Gambas:Instagram]

Perjalanan Andika Ramadhan menjadi CEO sendiri tidak bisa dibilang mudah.
Sebelum jadi bos, ia pernah menempuh pendidikan gratis di sekolah Master (masjid terminal) di Depok.
Karena kesulitan ekonomi, Andika ketika itu juga mengamen dan berjualan.
Selagi sekolah, ia mengaku menjadi tukang plastik di pasar saat pagi lalu menjajakan roti, peyek, dan kue basah di siang hari.

Tak hanya akademis, di sekolah ia juga belajar organisasi dan kepemimpinan hingga jadi Ketua OSIS pertama di Master.
Andika pun sukses diterima di UNJ meski sempat mengalami keterbatasan biaya sebelum akhirnya mendapat donasi.
Walau dulu sering dipandang sebelah mata, kini ia bisa membuktikan kesuksesannya.

"Karena dulu sekolah Master itu dikenal sebagai sekolah anak jalanan dan letaknya yang berada di terminal, dulu saya sering diremehkan oleh orang-orang di sekitar saya.
Dulu tak ada yang menyangka saya akan bisa kuliah di kampus negeri hingga menjadi CEO Clorismen seperti sekarang," ujar Andika.

Mengenai pencapaian terbarunya, Andika ingin membagikan inspirasi kepada sesama untuk pantang menyerah mengejar mimpi.
"Kepada anak-anak muda yang bermimpi menjadi pengusaha dan melihat pencapaian brand lokal seperti Clorismen ini, teruslah berjuang untuk mencapai impian Anda.
Anda tidak akan percaya bahwa dulu saya pernah menjadi anak jalanan dan selalu memimpikan momen ini," kata Andika Ramadhan dalam rilis yang diterima Wolipop.

(ami/ami)

Artikel bermanfaat lainnya :

Waduh! Sertifikat Vaksin Jokowi Tersebar di Media Sosial

Waduh! Sertifikat Vaksin Jokowi Tersebar Di Media Sosial

Menanggapi hal itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate menyerahkan kepada Kemenkes. Sertifikat vaksin dosis kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi) beredar di media sosial.

Baca selengkapnya

Setelah Ketangkap, Viral Video Coki Ngobrol Bareng Polisi Soal Sabu

Setelah Ketangkap, Viral Video Coki Ngobrol Bareng Polisi Soal Sabu

Video Coki di Majelis Lucu bersama polisi pun menjadi viral karena omongannya yang tahu soal sabu. Coki Pardede ditangkap Satnarkoba Polres Tangerang Kota atas kepemilikan sabu.

Baca selengkapnya

Menkes Buka Suara soal Tersebarnya Sertifikat Vaksin Jokowi

Menkes Buka Suara Soal Tersebarnya Sertifikat Vaksin Jokowi

Budi menjelaskan status vaksinasi seseorang memang bisa dilihat dengan mengetikkan nomor identitas kependudukan (NIK). Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin buka suara mengenai beredarnya sertifikat vaksin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di media

Baca selengkapnya