Go Home

Tewas Dengan Luka Tembak, Saksi E-KTP Pernah Posting Foto Pistol

Tewas dengan Luka Tembak, Saksi e-KTP Pernah Posting Foto Pistol
Jakarta - Johannes Marliem, saksi kunci e-KTP yang tewas di Los Angeles (LA), Amerika Serikat (AS), pernah memposting foto pistol.
Dia memamerkan pistol jenis FN57.
Dilihat dari akun Tumblr miliknya, Johannes cukup aktif bermain media sosial.
Dia beberapa kali memposting soal mobil kesayangannya yaitu jenis Bugatti dengan nama bleugatti.
Baca juga: Dinilai Janggal, ICW Pertanyakan Tewasnya Saksi Kunci e-KTP di LADia juga kerap memposting foto makanan.
Selain itu, ada pula postingannya dia yang menunjukkan mobil RI-1 hingga foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan ibu negara Iriana Jokowi.
Namun salah satu postingan yang menarik yaitu tentang pistol.
Hanya saja, tak diketahui pasti apakah itu pistol miliknya atau bukan.
Foto: Screenshot Tumblr"Suppressed FN57.
Weapon of choice for #ghost," demikian caption Johannes ketika memamerkan pistol itu.
Ketika kabar soal tewasnya Johannes merebak.
Media-media lokal di LA menyebutkan bila Johannes sebagai pria bersenjata.
Sebelumnya, KPK mengaku tak khawatir dengan tewasnya Johannes.
Pasalnya, bukti yang diperlukan sudah dikantongi.
"Dalam proses penyidikan (kasus e-KTP), KPK tentu tidak tergantung pada satu saksi tertentu saja.
Di kasus ini kami sudah memiliki bukti permulaan yang cukup ketika meningkatkan tersangka ke penyidikan," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Sabtu (12/8).
"Sebaiknya kita tunggu informasi resmi dari otoritas setempat (di AS) terlebih dahulu.
Karena kewenangan berada di sana, baik dari aspek lokasi kejadian ataupun kewarganegaran," tutur Febri menambahkan.
Baca juga: Tak Khawatir Saksi Kunci Tewas, KPK Sudah Punya Bukti Kasus e-KTPSedangkan, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) telah memastikan kematian Johannes.
Namun penyebab dari kematian, Kemenlu masih menunggu informasi dari otoritas AS.
"Johannes Marliem ditemukan tewas sekitar pukul 02.
00 dini hari 10 Agustus 2017 di Los Angeles," ungkap Juru Bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (12/8).

Artikel bermanfaat lainnya :