Go Home

Kematian Maradona Menyisakan Kejanggalan, Terungkap Dari Pengakuan Perawat

Kematian Maradona Menyisakan Kejanggalan, Terungkap dari Pengakuan Perawat
Jakarta -

Seorang perawat yang ditugaskan untuk mengecek kondisi Diego Maradona mengaku ia tidak melakukan pemeriksaan di hari legenda sepak bola itu meninggal karena serangan jantung.

Pengungkapan ini menambah semakin banyak teka-teki terkait penyebab meninggalnya Maradona, termasuk klaim bahwa hidupnya masih bisa diselamatkan.

Perawat yang bekerja untuk legenda sepak bola tersebut mengatakan kepada penyidik bahwa ia berbohong jika memeriksa kliennya pada pagi saat Maradona meninggal.

Dalam sebuah laporan dari Mirror, para perawat yang bertugas mengatakan bahwa pada pukul 6.
30 pagi waktu setempat, Maradona masih bernapas dengan normal.
Kemudian perawat lain yang bertugas pada gilirannya mengatakan dia mendengar Maradona pergi ke toilet pada pukul 07.
30 pagi waktu setempat tetapi tidak memeriksa ke kamarnya.

Ia kemudian mengklaim telah mencoba memeriksa tanda-tanda vital Maradona di pukul 9.
20 pagi tetapi ditolak.
Namun sebuah laporan menyatakan klaim tersebut merupakan sebuah kebohongan.

"Apa yang ditambahkan saksi .
.
.
adalah bahwa dia diminta untuk menulis dalam laporan untuk Medidom .
.
.
bahwa dia telah mencoba untuk memantau tanda-tanda vital Maradona namun kenyataannya dia membiarkannya beristirahat.
" ujar penyelidik.

Perawat mengatakan bahwa ketika dia melihat Maradona pada siang hari, waktu kritis saat ia hampur meninggal namun tidak responsif memberi pijat jantung atau resusitasi mulut ke mulut.

Pihak Medidom, firma medis yang menangani sang legenda sepak bola tersebut, belum menanggapi laporan yang dikeluarkan oleh Mirror.

Jaksa penuntut saat ini tengah menganalisis rekaman CCTV dari perkebunan tempat tinggal Maradona dan telepon genggam perawat yang menjaganya beberapa jam sebelum kematiannya.

Hasil awal post-mortem mengungkapkan Maradona meninggal setelah mengalami gagal jantung yang menyebabkan pembekuan darah.

Namun pengacara Maradona, Matias Morla, mengklaim legenda yang diberi julukan `Tangan Tuhan` itu tidak menerima pemeriksaan medis dalam 12 jam terakhir.
Dia juga mempertanyakan keputusan dokter yang mengizinkan Maradona meninggalkan rumah sakit hanya delapan hari setelah operasi otaknya.

Simak Video "Millen Cyrus Ditempatkan di Sel Khusus, Apa Kata Psikolog?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

Artikel bermanfaat lainnya :

Saat 10 Pemain Barcelona Bungkam Celta Vigo 3-0

Saat 10 Pemain Barcelona Bungkam Celta Vigo 3-0

Blaugrana bermain dengan 10 orang sejak babak kedua, tapi bisa menang 3-0 Barcelona sukses mengamankan tiga poin saat menghadapi Celta Vigo.

Baca selengkapnya

Cara Membedakan Batik Tulis dengan Batik Cap dan Print

Cara Membedakan Batik Tulis Dengan Batik Cap Dan Print

Melihat dan membedakan batik yang dibuat dengan teknik tulis, cap, dan print secara kasat mata mungkin terbilang sulit. Pasalnya, motif yang dihasilkan dari ketiga teknik tersebut bisa saja terlihat serupa. Lalu bagaimana cara membedakannya?

Baca selengkapnya

Panglima TNI Ziarah Nasional-Tabur Bunga di TMP Kalibata

Panglima TNI Ziarah Nasional-Tabur Bunga Di TMP Kalibata

Prosesi tabur bunga ini dilakukan dalam rangka peringatan HUT ke-75 TNI. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama kepala staf angkatan berziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jumat (2/10).

Baca selengkapnya