Go Home

Sekilas Tentang Alcaniz Dengan MotoGP Aragon Jadi Pusat Pariwisatanya

Sekilas Tentang Alcaniz dengan MotoGP Aragon Jadi Pusat Pariwisatanya
Alcaniz -

Biasanya, kota-kota di Eropa menjadikan kastil atau benteng atau kota jadi destinasi wisata utama.
Namun, Kota Alcaniz berbeda dengan membuat MotoGP Aragon sebagai wisata utamanya, mengutip situs traveling terkemuka Tripadvisor.

Mengutip situs resmi MotoGP, Sirkuit MotorLand Aragon pertama kali menjadi tuan rumah Grand Prix pada tahun 2010.
Destinasi ini menjadi sirkuit berbeda keenam yang telah digunakan untuk balap GP di Spanyol, selain Jerez, Catalunya, Jarama, Montjuich dan Valencia.

Spanyol adalah negara yang bergairah dalam hal balap motor.
Negeri matador ini telah menghasilkan beberapa pebalap hebat selama bertahun-tahun termasuk Angel Nieto, Sito Pons, Alex Criville, Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, dan Marc Marquez.

Sirkuit MotorLand Aragon dibuka pada tahun 2009 dan dirancang oleh arsitek terkenal dari Jerman, Hermann Tilke.

Tradisi balapan jalanan Alcaniz yang sederhana dan berlangsung bertahun-tahun kini disalurkan ke trek yang lebih modern, karena kota ini telah menyelenggarakan acara balap antara tahun 1963 dan 2003.

Lalu apa destinasi populer lain yang ada di Kota Alcaniz? Untuk diketahui lebih dulu, kota ini memiliki gelar kota yang setia, loyal, dan heroik berdasar sejarah pertempurannya.

Jejak awal Kota Alcaniz terukir di lukisan gua Val del Charco del Agua Amarga.
Destinasi ini dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, seperti disiarkan oleh situs pariwisata lokal, Visit Bajo Aragon.

Kota Alcaniz memiliki sebuah kastil sarat sejarah, Castillo de Los Calatravos namanya.
Kastil yang terletak di atas bukit ini memiliki lorong bawah tanah yang dibuat di Abad Pertengahan dan jadi tanda lain terbentuknya ibu kota Bajo Aragon.

Kota Alcanis juga memiliki istana lain yakni Casa Maynar yang jadi balai kota.
Ada pula Casa Ardid yang saat ini menjadi tempat perpustakaan dan arsip.

Ada begitu banyak campuran gaya bangunan di Kota Alcaniz, mulai dari Renaissance hingga Baroque.
Semua itu melebur hingga periode industrialisasi pada abad ke-18 dengan munculnya pabrik di sekitar kota.

Simak Video "Sedihnya Spanyol: Kuasai Bola 70%, 17 Tembakan, Tapi Kalah"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)

Artikel bermanfaat lainnya :

Saat 10 Pemain Barcelona Bungkam Celta Vigo 3-0

Saat 10 Pemain Barcelona Bungkam Celta Vigo 3-0

Blaugrana bermain dengan 10 orang sejak babak kedua, tapi bisa menang 3-0 Barcelona sukses mengamankan tiga poin saat menghadapi Celta Vigo.

Baca selengkapnya

Cara Membedakan Batik Tulis dengan Batik Cap dan Print

Cara Membedakan Batik Tulis Dengan Batik Cap Dan Print

Melihat dan membedakan batik yang dibuat dengan teknik tulis, cap, dan print secara kasat mata mungkin terbilang sulit. Pasalnya, motif yang dihasilkan dari ketiga teknik tersebut bisa saja terlihat serupa. Lalu bagaimana cara membedakannya?

Baca selengkapnya

Panglima TNI Ziarah Nasional-Tabur Bunga di TMP Kalibata

Panglima TNI Ziarah Nasional-Tabur Bunga Di TMP Kalibata

Prosesi tabur bunga ini dilakukan dalam rangka peringatan HUT ke-75 TNI. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama kepala staf angkatan berziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jumat (2/10).

Baca selengkapnya