Go Home

Polisi Tembak Mati Perampok Berpistol Di Bekasi

Polisi Tembak Mati Perampok Berpistol di Bekasi
REPUBLIKA.
CO.
ID, BEKASI -- Perampok sepeda motor bersenjata api, Mul alias Kebo ditembak mati pihak kepolisian di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Selasa (20/3) dini hari.
Mul ditembak mati oleh karena ia melawan petugas saat ditangkap di rumah kontrakannya di Jalan Yayasan Nurul Huda RT 06/02, Bantargebang.
Kapolrestro Bekasi Kota Komisaris Besar Polisi Indarto mengatakan, polisi menembak mati Mul karena perbuatannya membahayakan keselamatan petugas dan masyarakat.
Meski polisi telah melepas tembakan udara sebagai peringatan, Mul tetap tak mengacuhkan dan kabur lewat atap warga dengan membobol plafon rumahnya.
Bahkan, Mul juga sempat melepaskan pistolnya ke arah anggota yang beruntung meleset.
"Anggota kemudian melakukan tindakan tegas terukur dengan menembaknya.
Namun peluru bersarang di bagian dadanya," kata Indarto di kantornya, Jalan Pramuka Nomor 79, Bekasi Selatan, Selasa (20/3) siang.
Menurut dia, Mul merupakan gembong komplotan pencuri sepeda motor berpistol rakitan.
Dia dikenal sadis oleh sebab kerap melukai korbannya bila ada perlawanan.
"Perbuatannya sangat meresahkan masyarakat.
Sejauh ini daerah sasaran tersangka adalah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi," ujarnya.
Indarto mengatakan, penangkapan Mul berdasarkan pengembangan polisi yang lebih dulu mengamankan dua rekannya berinisial B dan I.
Dua pekan lalu, mereka diamankan penyidik saat melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Kota Bekasi.
"Tersangka yang diamankan kemudian memberi tahu lokasi persembunyian M di daerah Bantargebang.
Tim langsung bergerak ke sana untuk menangkapnya.
Pengakuannya, mereka sudah puluhan kali beraksi di Bekasi," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestro Bekasi Kota AKBP Dedy Supriadi mengatakan, jenazah Mul kemudian dibawa penyidik ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk diotopsi.
Hingga siang, polisi masih mengecek pistol berjenis FN yang digunakan Mul saat beraksi.
"Senjatanya memang jenis FN, tapi belum kita cek apakah standar atau rakitan yang digunakan pelaku," ujar Dedy.
Dedy menjelaskan, Mul berperan sebagai kapten dalam kelompoknya.
Karena itu, setiap beraksi dia selalu memegang pistol untuk melumpuhkan korban bila melawan.
"Dua tersangka yang diamankan masih kita periksa untuk mengetahui pelaku lainnya termasuk penadah barang curian," katanya.
Kawanan perampok ini kerap mencuri sepeda motor yang diparkir di teras rumah.
Bahkan mereka melakukan pembegalan pengendara motor yang melintas di jalan raya.
"Bukan hanya motor yang diparkir, dia juga memepet kendaraan korban sambil menodong pistol," jelasnya.

Artikel bermanfaat lainnya :