Go Home

Tanggapan Ahmad Dhani Soal Jerinx Kini Sebut Agama Adalah Konspirasi

Tanggapan Ahmad Dhani soal Jerinx Kini Sebut Agama adalah Konspirasi
Jakarta -

Jerinx kembali menuai sensasi.
Kali ini sang drummer menyebut agama adalah konspirasi.

Omongan itu dilontarkan saat Jerinx diajak berbincang soal COVID-19 di sebuah stasiun televisi.
Saat ditanya soal bukti ucapannya soal virus Corona konspirasi, ia malah membahas hal lain yakni agama.

Di momen itu, suami Nora Alexandra Philip tersebut menyebut agama adalah konspirasi.
Menurutnya, tidak ada sains dan data faktual, serta cuma berdasarkan kata mengenai agama yang ada di muka bumi.


Ucapan Jerinx langsung ditanggapi Ahmad Dhani.
Di channel YouTube Video Legend, ia mengaku tak terkejut sama sekali soal perkataan Jerinx.

"Kalau saya apa yang diutarakan sama Jerinx, menurut saya, itu bukan sesuatu yang baru.
Ketika saya mendengar itu diomongin, saya nggak kaget karena itu bukan sesuatu yang baru.
Orang menjadi kaget karena orang nggak tahu soal itu bahwa sebagian ada kelompok yang menganggap agama itu konspirasi dan lain-lain itu sudah dari tahun abad-abad yang lalu sudah ada, karena kita jarang belajar, jadi kita merasa itu sesuatu yang baru yang diucapkan Jerinx dan sepertinya itu olah pikir yang original dari Jerinx, padahal itu sebenarnya biasa-biasa saja itu sudah lama.
Kita mesti paham ada yang beragama, ada yang antiagama," ujarnya.

Akan tetapi, Dhani menilai Jerinx salah menempatkan pembahasan.
Ia heran mengapa Jerinx membawa masalah agama ke topik COVID-19.

"Menggabungkan agama dengan Covid itu kurang cocok, karena agama itu sudah lama," tuturnya.


Ahmad Dhani juga menyanggah ucapan Jerinx soal ketidakadaan bukti soal agama.
Menurutnya, sudah banyak artefak-artefak terkait keberadaan tersebut.

Suami Mulan Jameela itu sampai tak paham dengan omongan Jerinx soal agama konspirasi.
Ia sampai meminta penjelasan Jerinx mengenai hal itu.

"Saya nggak ngerti yang dimaksud agama tuh rekayasa tuh maksudnya konspirasi tuh apa tuh mesti dijelasin beneran.
Maksudnya konspirasinya siapa? Kalau konspirasinya Tuhan dan malaikat iya.
Tapi kalau konspirasi manusia, kalau iya siapa yang bikin konspirasi harus ada penjelasan lebih lanjut," katanya.


Ahmad Dhani lalu memberi saran ke Jerinx untuk berani mengeluarkan ilmunya soal agama adalah konspirasi.
Kalau hal itu tidak dilakukan, Jerinx dinilai memalukan.

"Saya rasa untuk Jerinx dia harus berani membawa risalahnya ke dalam debat umum, misalnya agama itu konspirasi.
Tapi sejauh apa keyakinanmu kalau agama itu konspirasi.
Ilmumu mesti dibuktikan ke dalam debat-debat.
Jadi kalau misalnya ada yang nantang debat, hadirlah ke debat itu dan coba mengutarakan isi pikiranmu, bukan isi pikiran orang lain ya.
Kamu harus membuktikan bahwa kamu orang intelektual dengan menjelaskan daripada buah pikiranmu.
Kalau nggak, ini akan jadi jejak memalukan selamanya.
" pungkasnya.


Simak Video "Netizen Heboh! Jerinx SID Siap Ditantang Suntik COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(mau/doc)


Artikel bermanfaat lainnya :

McD Sarinah Tutup, Kenapa Kenangan Masa Lalu Selalu Bikin Baper?

McD Sarinah Tutup, Kenapa Kenangan Masa Lalu Selalu Bikin Baper?

Momentum ini menjadi suatu reminder atau pengingat bagi orang tersebut."Entah baju, restorannya, entah itu lagu itu terkait dengan hal-hal tersebut kemudian terjadi sesuatu, misalnya ditutup lah tempatnya, band musiknya bubar, penyanyinya ada yang passed

Baca selengkapnya

Podcast Tolak Miskin: Tagihan Listrik Tiba-tiba Bengkak! Kok Bisa?

Podcast Tolak Miskin: Tagihan Listrik Tiba-tiba Bengkak! Kok Bisa?

Sebagian besar beranggapan kenaikan tagihan listrik tak masuk akal, melebihi dari kenaikan konsumsi yang terjadi selama WFH.Pertanyaan timbul, ini beneran karena pemakaian yang berlebihan atau tarif listriknya naik?Nah, Podcast Tolak Miskin kali ini akan

Baca selengkapnya

Potret Kesibukan Petugas Ambulans COVID-19 di Inggris

Potret Kesibukan Petugas Ambulans COVID-19 Di Inggris

Tak ayal, petugas ambulans pun tampak sibuk lalu lalang menjemput para pasien Corona. Inggris memiliki 207 ribu kasus COVID-19 dan tertinggi keempat dunia.

Baca selengkapnya