Go Home

Jelang Lebaran, Kualitas Layanan Internet Dijanjikan Aman

Jelang Lebaran, Kualitas Layanan Internet Dijanjikan Aman
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjanjikan layanan telekomunikasi, terutama internet, tetap terjaga kualitasnya saat masyarakat dianjurkan melakukan aktivitas di rumah saja.

Seperti diketahui, sejumlah daerah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai upaya memutus penyebaran virus Corona.
Masyarakat pun diimbau untuk melakukan kegiatan, seperti kerja dari rumah, begitu juga belajar dan beribadah dari rumah.

Dalam edisi Lebaran sebelumnya, masyarakat Indonesia berbondong-bondong mudik ke kampung halaman.
Hal itu yang menyebabkan terjadinya pergeseran trafik telekomunikasi.
Dalam situasi pandemi Corona saat ini, Kominfo memastikan jaringan seluler tetap aman walau masyarakat tidak mudik.

"Kominfo melakukan monitoring dan koordinasi dengan operator terkait kesiapan jaringan telekomunikasi dalam kondisi PSBB dan menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri," ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kementerian Kominfo Ahmad M.
Ramli dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (22/5/2020).

Berikut poin-poin hasil koordinasi antara Kominfo dengan operator telekomunikasi:

a.
Menjaga kinerja jaringan telekomunikasi agar terus dapat memberikan layanan yang baik.

Jumlah BTS 4G eksisting (kuartal-3 Tahun 2019) di seluruh Indonesia tercatat sebanyak 173.
294, BTS 3G sebanyak 188.
849 dan BTS 2G sebanyak 116.
982.

Fiber optic (FO): Panjang FO inland: 224.
583 km dan SKKL: 123.
859 km.

b.
Menambah kapasitas pada BTS untuk mengantisipasi lonjakan trafik dan menyiapkan mobile BTS apabila diperlukan.
Sampai saat ini, berdasarkan data yang disampaikan oleh operator, terdapat sekitar 178 mobile BTS yang dikerahkan untuk mengantisipasi lonjakan trafik pada kondisi Darurat COVID-19.

c.
Menjaga keberlangsungan jaringan telekomunikasi di titik-titik strategis pada kondisi PSBB yaitu di area pemukiman dan rumah sakit-rumah sakit yang menjadi rujukan COVID-19.

d.
Melakukan monitoring jaringan telekomunikasi melalui Network Operation Center (NOC) yang beroperasi selama 24 jam, 7 hari dalam seminggu.

e.
Operator telekomunikasi juga melaporkan telah menyiapkan produk-produk khusus yang mendukung kebijakan belajar dan bekerja dari rumah selama PSBB, Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri serta menyiapkan program kegiatan yang mengedepankan dukungan kemanusiaan dan sosial seperti: memberikan bantuan makanan/paket sembako bagi kaum dhuafa, tenaga medis, masjid (berbuka dan sahur), bantuan berupa Alat Pelindung Diri, penyemprotan desinfektan, aktifasi kartu e-learning, dan sebagainya.

"Kominfo mengkampanyekan Silaturahmi Digital: Tidak Perlu Pulang Mudik, namun Silaturahmi Tetap Terjalin," pungkas Ramli.

Simak Video "Kominfo Bawa 5 Kasus Hoax Virus Corona ke Pengadilan"

Artikel bermanfaat lainnya :

McD Sarinah Tutup, Kenapa Kenangan Masa Lalu Selalu Bikin Baper?

McD Sarinah Tutup, Kenapa Kenangan Masa Lalu Selalu Bikin Baper?

Momentum ini menjadi suatu reminder atau pengingat bagi orang tersebut."Entah baju, restorannya, entah itu lagu itu terkait dengan hal-hal tersebut kemudian terjadi sesuatu, misalnya ditutup lah tempatnya, band musiknya bubar, penyanyinya ada yang passed

Baca selengkapnya

Podcast Tolak Miskin: Tagihan Listrik Tiba-tiba Bengkak! Kok Bisa?

Podcast Tolak Miskin: Tagihan Listrik Tiba-tiba Bengkak! Kok Bisa?

Sebagian besar beranggapan kenaikan tagihan listrik tak masuk akal, melebihi dari kenaikan konsumsi yang terjadi selama WFH.Pertanyaan timbul, ini beneran karena pemakaian yang berlebihan atau tarif listriknya naik?Nah, Podcast Tolak Miskin kali ini akan

Baca selengkapnya

Potret Kesibukan Petugas Ambulans COVID-19 di Inggris

Potret Kesibukan Petugas Ambulans COVID-19 Di Inggris

Tak ayal, petugas ambulans pun tampak sibuk lalu lalang menjemput para pasien Corona. Inggris memiliki 207 ribu kasus COVID-19 dan tertinggi keempat dunia.

Baca selengkapnya