Go Home

Dunia Ramai-ramai Isolasi China Karena Corona

Dunia Ramai-ramai Isolasi China Karena Corona
Jakarta -

Wabah virus corona yang tengah merebak di China dan berbagai negara lain, telah menewaskan 362 orang dan menginfeksi lebih dari 14.
500 manusia.
Akibatnya, dunia ramai-ramai mengisolasi China.

Dilansir dari Wall Street Journal, Senin (3/2/2020).
AS dan negara Eropa serta Asia telah memberlakukan peraturan baru dengan menghentikan kunjungan warga China untuk mengantisipasi penyebaran virus ini.

Tindakan tersebut membuat aktivitas ekonomi China gonjang-ganjing.
Banyak negara termasuk perusahaan harus mengambil keputusan sulit untuk memprioritaskan keamanannya.
Lantas bagaimana dampaknya terhadap global?

Satu setengah dekade yang lalu ketika wabah sindrom pernafasan akut SARS mengguncang dunia, China menyumbang sebagian kecil dari ekonomi global.
Hari ini, China juga bertanggung jawab atas hampir seperlima PDB global.

Analis Perusahaan Riset Beijing Plenum Chen Long memperkirakan pertumbuhan China untuk tahun 2020 kini akan melambat lebih jauh dari tahun lalu sekitar 6,1% sehingga bisa berdampak pada aktivitas ekonomi global.

Pengangguran dan inflasi juga bisa melonjak.
Mengingat Hubei adalah salah satu dari enam provinsi pusat yang memasok sepertiga dari tenaga kerja migran ke bagian negara lain, dan sekarang banyak yang tidak bisa bepergian.

Bahkan, mantan Penasihat Bank Sentral China Huang Yiping memperingatkan jika 5% karyawan di sektor jasa terdampak akibat virus corona, itu berarti 20 juta orang akan kehilangan pekerjaan.

Sementara itu, Konsultan Energi yang berbasis di Beijing JLC Network Technology Co melaporkan bursa saham China mengalami penurunan 15% dalam seminggu terakhir.

Benchmark Shanghai Composite juga turun 8,1%.
Serta saham ritel, layanan konsumen, dan transportasi Shenzhen Composite juga ikut memimpin turun 8,6%.

Hal ini dipicu oleh permintaan minyak yang merosot 16% sejak China mengidentifikasi virus Corona, sehingga mengganggu ekosistem bisnis.
Tak heran Arab Saudi, negara pengekspor minyak terbesar mendorong anggota lain untuk mengadakan pertemuan darurat.

Simak Video "Beberapa Negara Evakuasi Warganya dari Wuhan, Indonesia Masih Koordinasi"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)

Artikel bermanfaat lainnya :

Pemain Persiraja Curhat, Tagih Bonus yang Dijanjikan

Pemain Persiraja Curhat, Tagih Bonus Yang Dijanjikan

Menurutnya, bonus itu dijanjikan oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dengan besaran Rp 5 juta per pemain."Sampai sekarang kita yang anak luar Banda Aceh belum dapat satupun," kata Tri Rahmad Priadi yang didampingi sejumlah pemain.Menurut Tri, para pema

Baca selengkapnya

Hendropriyono Usul Pemerintah-DPR Buat Hukum Antiradikalisme

Hendropriyono Usul Pemerintah-DPR Buat Hukum Antiradikalisme

"Sekarang kalau mau kembali ke Indonesia, sementara hukum masih bisu, yang bicara bisa bisa senjata," katanya. Karena itu, Hendropriyono mengusulkan agar segera dibuat aturan hukum yang jelas. Mereka pulang dan pergi ke Suriah bukan untuk membela negara

Baca selengkapnya

Antraks di Gunungkidul Bisa Menular ke Manusia, Kenali Jenis Infeksinya

Antraks Di Gunungkidul Bisa Menular Ke Manusia, Kenali Jenis Infeksinya

Kepala Balai Besar Veteriner Wates, drh Bagoes Poermadjaja, MSc, berpendapat ini terjadi karena adanya pemasukan hewan ternak baru dan konsumsi daging ternak yang sakit jadi penyebab penyebarannya ke manusia."Dinas Kesehatan juga melakukan pengambilan sa

Baca selengkapnya