Go Home

Pabrik Mobil Listrik China Bangun Pabrik Masker Terbesar Dunia

Pabrik Mobil Listrik China Bangun Pabrik Masker Terbesar Dunia
Jakarta -

Produsen mobil listrik China, BYD, turut memerangi pandemi virus corona.
Pabrikan ini membangun salah satu pabrik masker terbesar di dunia dengan jutaan produksi setiap harinya.

Dilaporkan Asia Times, BYD membangun fasilitas ini di kawasan industri Baolong, Shenzen, Guangdong.
Pabrik ini sebelumnya memproduksi alat elektronik, untuk kemudian dialihkan fungsinya.

Lebih dari 600 pekerja terlibat di pabrik seluas 15.
000 meter persegi, dengan 100 jalur produksi.

BYD memerlukan sekitar setengah juta masker untuk melindungi para karyawannya.

"Kami punya 250.
000 karyawan, dan jika kami menyiapkan dua masker untuk masing-masing dari mereka, kami akan membutuhkan 500.
000 masker," kata Li Wei, pejabat dari kantor Presiden BYD.

"Shenzhen memiliki populasi lebih dari 20 juta orang.
Mereka akan membutuhkan lebih dari 40 juta masker jika setiap orang membutuhkan dua masker," lanjutnya.

Dengan permintaan masker sebesar itu, BYD akhirnya memutuskan membuat masker sendiri dengan peralatan dan mesin yang juga dirancang dan dibuat sendiri.

"Kami sangat butuh mesin pembuat masker, tapi biasanya perlu waktu 40 hari untuk membuatnya.
Tidak mungkin membeli peralatan seperti itu selama epidemi, jadi kami bertekad akan membuat mesin masker sendiri," lanjut Li.

BYD dengan cepat membentuk tim peneliti untuk menggarap proyek ini.
Sekitar 400 cetak biru dikerjakan dalam waktu 3 hari dan perlu waktu 7 hari sampai cetak biru itu menjadi mesin utuh.

Dalam waktu sebulan, BYD bisa menciptakan 100 jalur produksi masker.
Dan setiap jalur produksi bisa membuat 50 ribu masker setiap harinya.
Artinya, dengan 100 jalur produksi, pabrik ini bisa memproduksi 5 juta masker setiap harinya.

Selain masker, BYD juga memproduksi 300 ribu botol disinfektan setiap harinya.
Tak hanya digunakan untuk kalangan internal, masker dan disinfektan itu juga disumbangkan ke rumah sakit rujukan, perusahaan transportasi, bandara, termasuk pelabuhan.

Minggu lalu, BYD menandatangani kesepakatan perjanjian dengan pejabat lokal Shenzen untuk mengalokasikan 15 juta masker ke enam supermarket dan apotek yang ditunjuk.
Masker juga akan didistribusikan ke negara-negara lain yang terkena pandemi Covid-19.

Simak Video "Warga Pundungrejo Jadikan Wajah Walkot Solo Sebagai Masker"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)

Artikel bermanfaat lainnya :

McD Sarinah Tutup, Kenapa Kenangan Masa Lalu Selalu Bikin Baper?

McD Sarinah Tutup, Kenapa Kenangan Masa Lalu Selalu Bikin Baper?

Momentum ini menjadi suatu reminder atau pengingat bagi orang tersebut."Entah baju, restorannya, entah itu lagu itu terkait dengan hal-hal tersebut kemudian terjadi sesuatu, misalnya ditutup lah tempatnya, band musiknya bubar, penyanyinya ada yang passed

Baca selengkapnya

Podcast Tolak Miskin: Tagihan Listrik Tiba-tiba Bengkak! Kok Bisa?

Podcast Tolak Miskin: Tagihan Listrik Tiba-tiba Bengkak! Kok Bisa?

Sebagian besar beranggapan kenaikan tagihan listrik tak masuk akal, melebihi dari kenaikan konsumsi yang terjadi selama WFH.Pertanyaan timbul, ini beneran karena pemakaian yang berlebihan atau tarif listriknya naik?Nah, Podcast Tolak Miskin kali ini akan

Baca selengkapnya

Potret Kesibukan Petugas Ambulans COVID-19 di Inggris

Potret Kesibukan Petugas Ambulans COVID-19 Di Inggris

Tak ayal, petugas ambulans pun tampak sibuk lalu lalang menjemput para pasien Corona. Inggris memiliki 207 ribu kasus COVID-19 dan tertinggi keempat dunia.

Baca selengkapnya